Welcome

Selamat datang, semoga
bisa memetik hikma dari
berbagai isi Blog ini......
Jangan lupa tinggalkan
Pesan atau komentar....
Makasih..Salam Cahaya..

4 Unsur dalam penciptaan makhluk hidup

Mengalir dalam rasa dibenak terdalam.. melambungkan hasrat untuk menguntai kalimat pada sebuah janji yang belum di tepati, semoga menggapai hakiki dalam makna yang sejati.. adalah kebenaran di atas kebenaran..

Aku uraikan kalimat dipenghujung malam sebagai janji tunai bakti buat sobat yang pernah menyuarakan sabda dalam tanya akan makna empat unsur dalam kejadian manusia.. Aku hanyalah diri dalam bingkai keterbatasan semoga menari dalam irama semesta agar alam menjadi syair untuk ku torehkan dalam huruf demi huruf.



Mungkin lama blog ini tidak terupdate, dan salah satu penyebabnya adalah email yang saya gunakan sempat di hacker, namun alhamdulillah bisa saya dapat kembali..

Sobat sejatiku..
Memahami empat unsur pada sebuah penciptaan, adalah sebuah misteri yang teramat panjang dan luas, namun saya mencoba memaknai dalam tulisan kali ini dan jika ada kekurangan bagi para pembaca yang lebih memahami, maka silahkan dikoreksi.

Awal mula alam semesta dalam Al-qur'an dijelaskan :
"Dialah pencipta langit dan bumi." (Al Qur'an, 6:101)

sesungguhnya penciptaan alam semesta yang digambarkan oleh Al-Qur'an akhirnya sesuai dengan hasil penemuan pakar astronot NASA sekitar tahun 1992 yang  berhasil menangkap sisa-sisa radiasi ledakan Big lactose intolerant (Big Bang). Awal adalah ketiadaan kemudian terciptalah yang namanya ; Materi, Energi dan Waktu. dan Al-Quran lebih jauh menjelaskan :

"Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (Al Qur'an, 21:30)

dari ayat inilah kita mulai kajian kita tentang empat unsur sebagai pembentuk segala makhluk hidup, dan semuanya di mulai dengan air.

Air adalah cikal bakal penciptaan segala kehidupan dan makhluk hidup, demikian Al-Qur'an menjelaskan. Dalam evolusi penciptaan, asal mula kehidupan adalah Air, dari air maka terciptalah makhluk hidup bersel satu, selanjutnya terus berevolusi membentuk berbagai jenis makhluk hidup namun masih sebatas tetumbuhan baik di darat maupun di lautan. dan olehnya tetumbuhan ini merupakan tingkatan hidup pertama dan lebih didominasi oleh unsur air. dan akhirnya dari tetumbuhan ini terus berevolusi seirama meleburnya unsur-unsur lainya seperti tanah, api dan udara.

Tanah dan Api adalah unsur selanjutnya sebagai pembentuk makhluk hidup, dan makhluk hidup yang memiliki dominasi kedua unsur ini adalah binatang-binatang melata, baik di darat maupun di laut. Ini adalah tingkat kehidupan ke dua

Tanah, api dan Udara  adalah unsur selanjutnya yang membentuk kehidupan tingkat ke tiga, kaloborasi ketiga unsur ini manghasilkan penciptaan berupa binatang jenis unggas dan hewa-hewan air.

Tanah, Air, Api dan Udara adalah tingkat kehidupan ke empat dimana manusia termasuk didalamnya selain hewan berkaki empat.

Total species dari gabungan berbagai materi empat unsur tersebut telah melahirkan sekitar 840 juta species.
Lantas bagaimana memaknai semuanya ini..?

Mari memulai dari awal... Awal adalah satu adanya, lantas terjadilah penciptaan yang berasal dari satu titik yang membentuk segala materi, energi dan waktu, dari materi terbentuklah unsur pendukung kehidupan dan akhirnya melahirkan makhluk hidup. dinamakan makhluk hidup karena sudah terptri dengan zat kehidupan yang biasa dikenal dengan Ruh. >

Ruh selalu menyesuaikan diri dengan media yang ditempati, dan perjalanan panjang pada makna penciptaan makhluk hidup sampai kepada manusia adalah puncak dari kesempurnaan penciptaan, karena disinilah ruh diberi kesempatan untuk memahami siapa dirinya sesungguhnya. Pada dimensi makhluk lainnya ruh tidak mempunyai kesempatan dalam membebaskan dirinya lantaran keterbatasan yang dalam dari segi interaksi akal dan nurani untuk mencari kebenaran.

Perjalanan panjang dari ruh dalam menempati berbaga media jasmani akan melahirkan berbagai kondisi psikolog dan karakter jiwa, bahkan pada media manusia sesungguhnya masih amat kuat interaksi empat unsur yang cenderung melahirkan ikatan materi, karena empat unsur tersebut berasal dari materi. disinilah dibutuhkn perjuangan untuk melepaskan keterikatan menuju sumber ruh yang sesungguhnya.

Interaksi empat unsur tersebut meliputi :
ketamakan dan keserakahan yang umumnya lahir dari unsur tanah.
Keinginan yang kuat akan sesuatu yang umumnya lahir  dari unsur air.
Kesombongan adalah interaksi dari unsur udara.
Nafsu dan amarah adalah interaksi yang kuat dari unsur api.

Jika ruh mampu membebaskan diri dari keempat unsur tersebut, maka ruh menemukan jati diri yang sesungguhnya sehingga dapat kembali kepada asalnya yang abadi (innalillahi wainna ilahiraji'un), dan jika ruh tidak mampu, maka disinilh terjadi lingkaran hidup dimana ruh kembali menempati media yang sama atau  lebih rendah. proses pembebasan diri dalam spiritual dikenal dengan pencerahan sejati atau makrifatullah.


demikian untuk direnungkan..
Wassalam..


  1. Hatur nuhun kang..., tapi ada unek-unek nih:
    Jika ketiga unsur yakni, tanah, air dan udara punya siklus
    seperti TANAH, tanah akan mendaur ulang apa-apa yang jatuh dipermukaannya atau terpendam; AIR, punya siklus juga yakni penguapan dan hujan atau perubahan wujud lainnya yg bisa mencair; UDARA, siklus Oksigen menjadi senyawa lainnya atau sebaliknya. Tapi kalo API? kok lenyap begitu saja? unsur ini hanya muncul kalo dipicu lalu menghilang, sulit untuk menemukan siklus api. mungkinkah gunung berapi sebagai siklusnya? tapi bukan bentuk api yang sebenarnya, bukan berupa cahaya. mohon pencerahannya..

  1. Terimakasih juga...

    Pernah dalam satu forum saya membahas tentang API, saya menyalakan dengan sebatang korek maka muncullah API, lalu saya meniupnya dan matilah API.

    Pertanyaan saya kepada mereka Kemana perginya API..?
    dan sudah bisa dipastikan semua jawaban tidak ada yang akurasi dengan sebuah makna keberaaan unsur..

    Saya ingin memaparkan ini (maksudnya sharing) namun ada beberapa tambahan materi yang akan saya kaji ulang dulu, maklum sudah terlalu lama..

    semoga ada yang nyasar disini lalu memberikan pandangannya..

    dan insyaallah, ini tidak akan lama..

    wassalam

  1. sambil nunggu pemaparan tentang api...., hmm...ngopi dulu ah.........

  1. Ini bukan sekedar api yang bermakna Unsur, tapi lebih dalam lagi menyangkut masalah hakekat. karena Api yang kita kenal adalah muncul karena dukungan dari Oksigen (udara), api tidak akan ada jika tidak ada oksigen (O2)/udara. Api umumnya dipadamkan dengan air (H2O)atau hidrogen di oksida, perpisahan antara Hidrohen (H) dan Oksigen akan menimbulkan api dan jika hidrogen di picu dengan percikan api dan di dukung oleh udara (oksigen) maka akan menimbulkan pembakaran lalu menghasilkan air.

    Kembali ke makna terdalam..
    Api mewakili nafsu dan amarah yang muncul akibat dari keinginan yang begitu kuat akan sesuatu yang tidak terpenuhi dan keinginan yang kuat adalah unsur dari air.

    Keinginan yang kuat (air/H2O) juga bisa diciptakan dari kondisi benih2 kesombongan (unsur angin/O2)dengan hidrogen, hidrogen bisa dimaknakan sebagai target dari sebuah keinginan, berdasarkan sifat kimianya hidrogen adalah unsur terbanyak dari semua unsur di alam ini. dan hal ini mencerminkan keinginan manusia yang begitu banyak melebihi makhluk apapun.

    Jika sebuah keinginan terpenuhi (unsur air mutlak terbentuk) maka orang umumnya merasa damai dan legah serta puas namun jika keinginan tersebut belum terpenuhi maka akan tercipta unsur api, ingat hidrogen mudah terbakar, bahkan pada beberapa kasus alam, ada percikan api disebabkan dari gesekan angin. Keinginan manusia pada sesuatu, begitu mudah terbakar untuk melahirkan reaksi dalam mewujudkannya.

    Nah sampai disini, hanya eleman dasar dari ke empat unsur tersebut yang mampu menetralisir, dan elemen dasar tersebut adalah QUANTA, Cahaya yang merupakan sirr (ruh) yang melebur dalam 4 unsur pada manusia (jasmani) jika mampu mengalirkan vibrasi yang kuat maka efeknya adalah seseorang tidak lagi terkendalikan dengan berbagai efek dari keempat unsur tersebut.

    Selamat merenungi dan menunggu kilas balik dari pengunjung kedai Nusatadon yang lagi menikmati kopinya..

    wassalam

    jay..

  1. "Jika ruh mampu membebaskan diri dari keempat unsur tersebut, maka ruh menemukan jati diri yang sesungguhnya sehingga dapat kembali kepada asalnya yang abadi (innalillahi wainna ilahiraji'un), dan jika ruh tidak mampu, maka disinilh terjadi lingkaran hidup dimana ruh kembali menempati media yang sama atau lebih rendah. proses pembebasan diri dalam spiritual dikenal dengan pencerahan sejati atau makrifatullah."


    saya ga ngerti dg pernyataan "jika ruh tidak mampu, maka disinilah terjadi lingkaran hidup dimana ruh kembali menempati media yang sama atau lebih rendah".
    Maksud dari pernyataan itu apa ya?
    apakah kalo ruh sudah keluar dari jasad, dan tidak mampu menemukan jati dirinya, lantas kemana?

  1. lingkaran hidup adalah reinkarnasi..., pembebasan ruh dari 4 unsur berarti bebas dari segala keterikatan dunia, olehnya Ruh akan kembali ke sang khalik.. (Ila hi rajiu'n)

    (muhammad yusuf)

  1. Alhamdulillah...setelah membaca artikel ini ,saya merasa
    menemukan sesuatu yang sangat berharga....

Poskan Komentar

Anda punya saran atau komentar..silahkan biar kita bisa berbagi. gunakan acount anonymous bila tak punya count google atau lainnya.

::: Narasi perjalanan menuju Tuhan :::
(Scr Narasi : Attar )
Luangkan waktu anda sejenak... Rilex dan tenang dalam damai lalu dengarkan alunan NARASI dibawah ini..... Pahami dengan hati dan Renungkan hikmahnya Semoga bermanfaat..........Tq.
.
:::... Radio Gen FM..:::